Saat tahu bus mengalami rem blong, tutur Nana, seemua penumpang panik dan sopir banting setir ke kiri dan kanan untuk mencari selamat. Mobil pertama yang ditabrak mobil elf parkir di pinggir jalan. Setelah itu, tiga motor, mobil Karimun, dan terakhir rumah. "Penumpang bus yang meninggal satu orang atas nama ibu Sri," tuturnya.
Sementara itu, belasan korban luka masih dirawat di Puskesmas Payungsari, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Puskesmas Panjalu, dan RSUD Ciamis.
Berdasarkan data Satlantas Polres Ciamis, kecelakaan tersebut mengakibatkan empat orang tewas. Tiga korban tewas merupakan warga Dusun Paripurna, Desa Payungsari, dan satu peziarah asal Balaraja.
Identitas tiga korban tewas antara lain, Suhada, Enok, dan Faisal, warga Desa Payungsari. Sedangkan satu korban tewas merupakan peziarah asal Balaraja, penumpang bus PO Pandawa.
Sampai saat ini, korban tewas keempat ini belum teridentifikasi karena tak ditemukan identitas. Semula peziarah ini mengalami luka berat dan dirujuk ke RSUD Ciamis. Namun saat dalam penanganan medis, korban meninggal dunia.
Sebanyak 11 korban luka ringan yang merupakan peziarah, penumpang bus PO Pandawa, dibawa ke Puskesmas Payungsari. Mereka antara lain, Sadiah, Tinah, Aditi, Darip, Sutinah, Solihin, Agus Sukanto, Sadad Nouval, Ibu Siti Munawaroh, Luqnah Izatinisa, dan Ro"kah. Sedangkan dua korban luka ringan lainnya, warga Kecamatan Pagerageung, Tasikmalaya, yaitu Andri Yadi dan Hilman.
Sementara, korban luka sedang tiga orang dan dibawa ke Puskesmas Panjalu. Yakni, Hayati dan Nanan, keduanya peziarah asal Balaraja. Kemudiana, Yeti, warga Dusun Paripurna, Desa Payungsari Kecamatan Panumbangan, Ciamis.