Tak Dapat Bantuan Insentif, Guru Madrasah di KBB Merasa Dimarjinalkan

Adi Haryanto
Ilustrasi guru honorer. (Foto: SINDOnews)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Para guru honorer madrasah di Kabupaten Bandung Barat (KBB) merasa dimarjinalkan. Pasalnya, mereka tidak termasuk dalam penerima bantuan insentif dari Pemkab Bandung Barat.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Guru Madrasah Indonesia (PGMI) KBB Tatan mempertanyakan kebijakan Pemda KBB yang mengalokasikan bantuan insentif pemerintah daerah bagi guru madrasah honorer pada 2020.

Pasalnya, beredar kabar, bantuan insentif sebesar Rp10 miliar itu hanya untuk guru honorer di lingkup kewenangan Dinas Pendidikan (Disdik) KBB.

Artinya, guru honorer madrasah tidak akan mendapatkannya. Sebab, mereka bernaung di bawah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) KBB.

"Infonya insentif guru honorer dari Pemda KBB senilai Rp10 miliar itu hanya untuk guru di lingkungan disdik. Lalu kami guru honorer madrasah di bawah naungan Kemenag bagaimana?" kata Tatan, Rabu (4/11/2020).

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
6 hari lalu

Guru Honorer di Sumba Barat NTT Diduga Cabuli 13 Murid SD Laki-Laki dan Perempuan

19 hari lalu

Sopir Taksi Online Dianiaya Penumpang di Lembang, Pelaku Masih Remaja 15 Tahun

30 hari lalu

Viral Guru Honorer di Labura Ditahan gegara Ambil Permen dalam Rok Siswi, kok Bisa?

1 bulan lalu

Dedi Mulyadi Tutup Permanen 5 Tambang Batu Kapur di Cipatat-Padalarang KBB

1 bulan lalu

Viral Video Ayah Kandung Aniaya Anak 5 Tahun di Bandung Barat sampai Luka dan Trauma 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal