Kisah Kembar Dedi-Dida di Subang Cari Rongsok demi Nafkahi Keluarga

Agus Warsudi
Dedi Mulyadi berbincang dengan kembar Dedi dan Dida. (FOTO: ISTIMEWA)

Ternyata ayah dari bocah kembar tersebut tak pernah pulang ke rumah. Bahkan ayahnya terhitung hanya beberapa kali memberikan nafkah untuk mereka.

“Bapak namanya Wargina Mulyadi, dulu bapak bandar rongsok. Sekarang gak tahu di mana. Kami hanya tinggal sama ibu, kakak, dan adik,” ujar Dedi dan Dida.

Selain mereka, kakak pertama yang bernama Fajar yang kini kelas 12 SMK telah mencari rongsok sejak sekolah dasar (SD). Fajar juga disebut aktif berjualan berbagai jenis pakaian secara online.

“Yang cari uang bertiga untuk keluarga. Kakak Fajar sama Dedi-Dida. Kami saling melengkapi kalau Aa lagi gak ada (rezeki), dari kita,” tutur Dedi.

Dalam satu hari kedua bocah ini bisa mendapatkan uang Rp15.000-Rp20.000. Uniknya mereka selalu berpakaian rapi karena tak mau saat merongsok dikasihani oleh orang lain.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pasar Inpres Pamanukan Memprihatinkan, Bupati Subang: Segera Direvitalisasi

57 tahun lalu

Kisah Bandar Narkoba Internasional Taubat dan Nyantri di Ponpes Raudlatul Hasanah Subang

57 tahun lalu

Bikin Geger! Asap dan Air Panas Mengepul di Halaman Rumah Lansia di Subang

57 tahun lalu

Subang Geger, Asap dan Mata Air Panas Muncul di Halaman Rumah Warga Ciasem

57 tahun lalu

Terjaring Razia Lalu Lintas di Subang, Pelanggar Diceramahi Ustaz di Tempat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal