Kisah Perang Hebat di Tanah Sunda Bikin Kerajaan Galuh Terpecah Jadi 2

Avirista Midaada
Salah satu peninggalan Kerajaan Sunda di Jawa Barat. (foto: istimewa).

Tentu menjadikan masalah semakin berlarut dan sulit dibendung, tetapi Ciung Wanara sebelumnya sudah mengantisipasi dengan mengumpulkan pasukan Indrapahasta di Wanagiri, Kuningan dan sekitarnya yang tergabung dalam barisan anti-Sanjaya. 

Perang besar sesama keturunan Wretikandayun berlanjut yang menewaskan banyak bala tentara. Tapi akhirnya perang bisa dilerai atas keberadaan Raja Resi Demunawan. Perdamaian itu tidak cuma-cuma, namun disertai beberapa perjanjian yang disepakati kedua belah pihak.

Poin kesepakatan perdamaian itu di antaranya Galuh tetap diserahkan kepada Manarah atau Ciung Wanara dan Sunda diserahkan kepada Banga. 

Dengan demikian, atas terjadinya perjanjian tahun 739 M, Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh yang sudah menyatu di tahun 723 M hingga 739 M harus terbagi dua kembali. 

Pada perjanjian tersebut juga ditetapkan bahwa Banga yang berposisi menjabat sebagai raja Galuh tetap berada di bawah pimpinan Kerajaan Sunda. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
14 hari lalu

Perempuan Tanpa Identitas Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta Api di Kendal

15 hari lalu

Update Kebakaran Rumah di Semarang, 2 Balita Sempat Dirawat Akhirnya Meninggal

16 hari lalu

Kecelakaan Maut di Cilacap, 1 Orang Tewas 1 Luka-Luka

23 hari lalu

BNPB: Kekeringan Landa Klaten Jateng Berdampak ke 12.946 Warga

1 bulan lalu

Tragis! Lansia 92 Tahun Tewas dalam Kebakaran Rumah di Purworejo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal