Korban Pembunuhan dalam Alphard di Subang Sering Dapat Pesan Ini Sebelum Terbunuh

Yudy Heryawan Juanda
Suasana TKP pembunuhan di Jalancagak, Subang tampak sepi dan masih terpasang garis polisi. (Foto: iNewsTv/Yudy Heyawan Juanda)

SUBANG, iNews.id - Pengakuan mengejutkan datang dari keluarga korban pembunuhan ibu dan anak yang jasadnya ditemukan dalam bagasi Alphard di Kampung Cisueti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang.  Salah satu korban, yakni Tuti Suharti (55) mengaku sering mendapatkan kata-kata kasar dari seseorang melalui pesan WhatsApp.

Pesan-pesan itu dia dapatkan jauh sebelum insiden pembunuhan pada 18 Agustus 2021. 

Kakak korban, Lilis Sulastri mengaku cukup dekat dengan adiknya. Bahkan saking dekatnya dia menjadi tempat mengadu atau curhat korban. Dalam satu kesempatan, Tuti sempat mengeluhkan sering mendapat kata-kata kasar dari seseorang melalui pesan singkat. 

"Adik saya sering mendapat pesan kata-kata kasar dari seseorang hingga akhirnya saya suruh mengganti nomor handphone. Namun, nomor yang baru itu pun tetap diketahui dan pesan serupa kembali diterima," kata Lilis, Rabu (25/8/2021).

Akan tetapi dia menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengungkap kejadian tragis yang menimpa Tuti Suharti dan Amelia Mustika Putri.  

Keluarga korban berharap kepolisian segera mengungkap kasus pembunuhan tersebut. Mereka menginginkan pelaku agar dihukum seberat-beratnya.

Tuti sendiri merupakan anak keenam dari enam bersaudara. Hasil pernikahan antara Tuti dan Yosef dikaruniai dua, anak yaitu Yoris dan Amelia yang turut menjadi korban. Yoris sudah berkeluarga dan tidak tinggal serumah dengan korban di Kampung Ciseuti, Desa Jalancagak.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Begini Kondisi Rumah Ibu dan Anak yang Dihabisi dalam Alphard di Subang

57 tahun lalu

Mayat Terikat Ditemukan dalam Rumah Kosong di Jember, Pelaku Ditangkap Kurang dari 8 Jam

57 tahun lalu

Misteri Pembunuhan Janda di Jeneponto Terungkap, Pelaku Ditangkap usai Setahun Buron

57 tahun lalu

Terungkap Motif Menantu Tega Racuni Mertua dengan Sate Ayam di Boyolali

57 tahun lalu

Driver Taksi Online Tewas Bersimbah Darah di Maros, Diduga Korban Pembunuhan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal