Korlantas Polri Olah TKP Kecelakaan Maut Pikap Tewaskan 12 Orang di Indramayu

iNews TV
Tim khusus Korlantas Polri menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan maut mobil pikap rombongan pengantin yang menewaskan 12 orang di Indramayu. (Foto: iNews)

INDRAMAYU, iNews.id – Tim khusus Korlantas Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan terkait kecelakaan maut pikap rombongan pengantin yang menewaskan 12 orang di Jalur Pantura Kiajaran, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. 

Polisi menggunakan teknologi canggih untuk mengurai secara detail penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Proses olah TKP tambahan kali ini dilakukan dengan menerapkan teknik Traffic Accident Analysis (TAA). Melalui metode modern ini, kronologi kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan tersebut dapat direkonstruksi ulang ke dalam bentuk visual video maupun foto tiga dimensi (3D).

Teknologi TAA ini diklaim mampu menyajikan visualisasi kronologi kejadian sebelum, sesaat, dan setelah benturan dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi, mencapai 99 persen. Petugas di lapangan tampak mengambil gambar di beberapa titik krusial guna mengidentifikasi titik tabrak awal serta laju kecepatan masing-masing kendaraan.

"Olah TKP dengan metode TAA ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran kronologi secara utuh dan ilmiah. Hasil rekonstruksi visual ini akan memiliki tingkat akurasi hingga 99 persen untuk mengungkap penyebab utama kecelakaan maut yang merenggut belasan korban jiwa ini," ujar Kasi Sipullahjianta Subdit Laka Dit Gakkum Korlantas Polri, AKBP Shandi Widyanoe, Senin (13/7/2026). 

Sebelumnya, mobil pikap Daihatsu Gran Max yang mengangkut total 17 orang penumpang dan sopir ditabrak truk tronton dari arah belakang. 

Kerasnya benturan membuat kendaraan pengangkut rombongan pengantin tersebut ringsek parah dan terpental. Berdasarkan data pembaruan di lapangan, korban meninggal dunia akibat insiden berdarah ini telah mencapai 12 orang. 

Sedangkan enam orang korban lainnya yang mayoritas merupakan anak-anak hingga kini masih harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Mitra Plumbon Indramayu.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
4 jam lalu

5 Fakta Kecelakaan Pikap Rombongan Pengantin Tewaskan 12 Orang di Indramayu

6 jam lalu

Pilu! 12 Korban Kecelakaan Maut Rombongan Pengantin di Indramayu Dimakamkan

4 jam lalu

Kronologi Truk Kontainer Terguling Timpa Pemotor di Cirebon Tewaskan Ibu dan Bayi

4 jam lalu

Kecelakaan Maut Truk Kontainer Tabrak Motor di Cirebon, Ibu dan Bayi Tewas

5 jam lalu

Tragedi Kecelakaan Pikap Tewaskan 12 Orang di Indramayu, Menantu Ungkap Firasat Aneh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal