Kota Bandung Dikotori Atribut Kampanye Langgar Aturan, Bawaslu: Segera Ditertibkan

Agus Warsudi
APK yang dipaku dan diikat di pohon. Pemasangan APK ini melanggar aturan. (FOTO: istimewa)

BANDUNG, iNews.id - Kota Bandung dikotori oleh ribuan alat peraga kampanye (APK), spanduk dan poster yang melanggar aturan. (APK) itu dipasang dengan cara dipaku di pohon dan diikat kawat.

APK tersebut telah terpasang sejak sebelum masa kampanye. Keberadaan APK semakin maral saat kampanye Pemilu 2024 saat ini.

Penempatan APK pun tidak beraturan. Tidak ada kawasan bebas APK di Kota Bandung. Semua kawasan jalan dipenuhi atribut kampanye yang melanggar aturan itu. Selain mengganggu estetika kota, keberadaan APK yang tak beraturan itu membuat Kota Bandung terkesan kotor.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bandung Dimas Aryana mengatakan, pemasangan atribut kampanye di pohon dengan cara dipaku dan diikat kawat dilarang sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 15 Tahun 2023. Aturan itu menyatakan, atribut kampanye tak boleh dipasang di pohon dengan cara dililit menggunakan kawat dan dipaku.

"Di PKPU itu sudah termaktub bahwa salah satu yang dilarang untuk dipasang itu adalah pepohonan bahkan dengan cara apapun baik dililit atau dipaku itu tidak boleh," kata Ketua Bawaslu Kota Bandung kepada wartawan, Jumat (8/12/2023).

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemkot Bandung Siap Hadapi Gugatan Pemilik Resto Burger di Jalan Surya Sumantri yang Langgar Perda

57 tahun lalu

15.000 Warga Terjerat Rentenir, Sekda Kota Bandung Minta Ada Aksi Keroyokan

57 tahun lalu

Bangunan RSUD Lembang Memprihatinkan, Pj Bupati Bandung Barat: Ini Parah

57 tahun lalu

Grand Final ISCL 2023 Digelar di Uni Jebreeet Media Arena Bandung, Puncak Perebutan Gelar Juara

57 tahun lalu

Alberto Rodriguez Bawa Kabar Baik untuk Persib Bandung jelang Menjamu Persik Kediri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal