Lahan Garapan Diklaim Milik Perusahan, Penggarap di Punclut KBB Resah

Adi Haryanto
Salah satu aksi dari organisasi pecinta lingkungan untuk menyelamatkan Kawasan Bandung Utara dari alih fungsi lahan yang semakin marak. (Foto: Dok.MPI)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Warga Punclut, Kabupaten Bandung Barat (KBB), yang tergabung dengan Paguyuban Padumukan Punclut menduga ada praktik mafia tanah di wilayah mereka. Dugaan praktik itu diduga terjadi pada tanah yang dikuasai negara atau tanah negara.

Penasehat Paguyuban Padumukan Punclut, Dedi Herliadi menyebutkan, dugaan praktik mafia tanah di Kawasan Bandung Utara (KBU) itu dilakukan pada tanah tanah negara yang tengah dimanfaatkan oleh masyarakat.

Seperti yang berada di Kampung Sukasari RT 07 dan RW 12 Desa Pagerwangi, Kecamatan Lembang KBB, yang merupakan tanah eks erpacht verponding 12 yang telah menjadi tanah dalam penguasaan negara.

"Diduga ada praktik mafia tanah di wilayah Punclut di mana ada sebidang tanah bekas eks verponding 12, yang sejak tahun 1980 sudah kembali dalam penguasaan negara," ucapnya, Senin (7/6/2021).

Menurutnya, tanah tersebut sudah di manfaatkan oleh masyarakat sejak berpuluh-puluh tahun lamanya karena terlantar. Namun ada salah satu pengembang yakni perusahaan tertentu yang mengklaim tanah tersebut milik mereka, karena telah mendapatkan surat pelepasan hak garap dari warga. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
5 tahun lalu

Sengketa Lahan di Deliserdang, Kelompok Tani dan Pemilik Lahan Bentrok

22 hari lalu

Sengketa Lahan Memanas, Mess Karyawan dan Fasilitas PT BSA di Lampung Tengah Dibakar

1 bulan lalu

Bentrokan Warga akibat Sengketa Lahan di Manggarai Barat, Kendaraan Dibakar

1 bulan lalu

Miris! Sekolah Disegel Ahli Waris, Siswa SD Lerpak Bangkalan Belajar di Tenda Darurat

3 bulan lalu

Sengketa Lahan SMP-SMK Muhammadiyah Bungoro Pangkep, Ahli Waris Segel Sekolah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal