Ditanya apakah korban bunuh diri terkait tugas akhir untuk meraih gelar sarjana? Menurut Kasatreskrim bukan. Karena saat ini almarhum menempuh pendidikan magsiter atau S2. "Belum (belum tugas akhir). Dia S2 ITB," tutur Kasatreskrim.
Sementara itu, berdasarkan keterangan resmi tertulis ITB, Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat ITB Dr Naomi Haswanto mengatakan, ITB sangat berduka atas berpulangnya mahasiswa ITB atas nama ANHR. "Institut Teknologi Bandung menyampaikan rasa duka cita yang mendalam," kata Kepala Biro Komunikasi Hubungan Masayarakat ITB.
Dr Naomi menyatakan, almarhum ANHR adalah mahasiswa Program Studi Magister Teknik Sipil (S2) ITB angkatan 2018, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL). "Almarhum sudah menempuh studi di ITB selama 3 tahun (6 semester), dan sedang dalam tahap menyusun tesis," ujarnya.
Menurut data dan informasi resmi ITB, tutur Dr Naomi, almarhum ANHR berasal dari Pamekasan, Madura, dan berdomisili di Bandung pada suatu rumah kos yang berlokasi di Cisitu Lama, bersama beberapa rekannya yang juga berstatus sebagai mahasiswa Teknik Sipil ITB.
"Saat ini jenazah berada di RSHS (RS Hasan Sadikin Bandung) dan dalam pengurusan pihak keluarga almarhum yang tinggal di Bandung. Berdasarkan informasi terakhir, jenazah akan dibawa dan dimakamkan di daerah asalnya di Pamekasan, Madura," tutur Dr Naomi.