MUI Jabar Minta Pemerintah Tutup Ponpes Al Zaytun Indramayu, Ini Alasannya

Agus Warsudi
Panji Gumilang pimpinan Ponpes Al-Zaytun melambaikan tangan saat menghadapi para pendemo. (FOTO: iNews/TOISKANDAR)

Sekretaris MUI Jabar berharap polemik dan kontroversi Ponpes Al-Zaytun segera berakhir untuk menjaga kondusivitas Jawa Barat. Jika masalah itu tak segera dituntaskan, bakal berdampak terganggunya kondusivitas Jabar menjelang Pemilu 2024 karena memicu gelombang unjuk rasa masyarakat. 

"Kalau dibiarkan, kami khawatir kontroversi semakin mengundang kegaduhan. Komponen masyarakat akan terus melakukan demo. Kami gembira penanganan masalah ini mulai konkret dan ditindaklanjuti pemerintah. Kita tunggu nanti hari Senin," tutur Sekretaris MUI Jabar.

Diketahui, Ponpes Al-Zaytun Indramayu disebut bertentangan dengan ajaran Islam. Termasuk dalam pengajaran akhlak. Diantara kontroversi yang ditunjukkan oleh Panji Gumilang adalah salam dengan bahasa Yahudi. 

Ponpes Al-Zaytun pernah tersandung kasus menjadi pusat gerakan Negara Islam Indonesia (NII) pada 2011. Ponpes dengan bangunan megah ini disebut tertutup dengan warga sekitar.

Puncaknya, Forum Indramayu Menggugat (FIM) dan Forum Solidaritas Dharma Ayu (F-SODA) menggelar unjuk rasa pada Kamis (15/6/2023) dan Kamis (22/6/2023). Mereka menuntut Panji Gumilang diproses hukum dan Ponpes Al-Zaytun dibubarkan.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang Dipanggil Bareskrim Pekan Depan

57 tahun lalu

Polemik Ponpes Al-Zaytun, MUI: Kita Serahkan ke Kepolisian

57 tahun lalu

Infografis Mahfud MD: Ponpes Al-Zaytun Tetap Boleh Buka Pendaftaran

57 tahun lalu

Sebut Ada Unsur Pidana di Kasus Ponpes Al-Zaytun, Ini Respon Pemerintah

57 tahun lalu

Mahfud MD Pastikan Pemerintah Akan Evaluasi Kurikulum Ponpes Al Zaytun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal