Namun, karena tenaga anjing yang cukup kuat, rantai pengikat diduga putus hingga hewan tersebut lepas dan masuk ke area permukiman warga.
"Memang anjing ini diikat namun karena tenaganya besar sehingga lepas. Kami sudah ambil tindakan untuk karantina anjing ini," katanya.
Kompol Asep mengatakan pemilik anjing bersikap kooperatif dan telah membantu proses perawatan korban.
"Pemilik anjing kooperatif, sudah ke rumah sakit membantu korban. Ada kesepakatan pemiliknya tidak akan memelihara anjing lagi," ujarnya.
Polisi menyebut pemilik hewan dapat dikenakan sanksi hukum apabila hewan peliharaannya melukai orang lain.