Oknum Polisi Diduga Aniaya Warga hingga Tewas di Cilegon, Cekcok Sama-Sama Mabuk di Kafe

Fariz Abdullah
Ilustrasi oknum polisi diduga menganiaya warga hingga tewas usai cekcok saat sama-sama mabuk di sebuah kafe Lingkungan Sumur Wuluh, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Banten. (Foto: Ist)

"Berkas sudah dikirim ke kejaksaan tapi masih ada petunjuk untuk dilengkapi," kata Kemas.

Dia mengatakan, antara pelaku dan korban tidak saling mengenal. Cekcok terjadi karena adanya ketersinggungan, terlebih mereka sedang berada di bawah pengaruh alkohol atau mabuk.

"Spontan di sana karena tersinggung karena lagi mabuk akhirnya melakukan pengeroyokan. Pengeroyokan dilakukan menggunakan tangan kosong. Korban sempat dibawa ke rumah sakit, kemudian hari Senin meninggal,” ucapnya.

Dalam kasus tersebut, polisi telah meminta keterangan terhadap sejumlah saksi. Korban diketahui merupakan warga Jakarta.

“Saksi sudah ada sembilan yang diperiksa. Barang bukti sudah kami amankan,” ujarnya.

Atas tindakannya tersebut, kedua pelaku terancam dijerat pasal berlapis tentang penganiayaan dan pengeroyokan hingga menyebabkan nyawa menghilang.

“Pasal berlapis, pengeroyokan dan penganiayaan menyebabkan kematian. Yang satu anggota dari kepolisian sudah dilakukan pemeriksaan oleh pengamanan internal Polri dalam hal ini Propam berkaitan dengan kode etik maupun disiplin,” ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
2 hari lalu

Polisi di Tondano Minahasa Dikeroyok Rombongan Pengantar Jenazah, 3 Remaja Ditangkap

2 hari lalu

Oknum Polisi Aipda PBU Ditetapkan Tersangka Kasus Pencurian Sapi di Sumba Timur

4 hari lalu

Tak Terima Diatur, Sopir dan Kernet Truk Hajar Supeltas Pakai Besi di Sidoarjo

5 hari lalu

Pencarian 5 Jurnalis Hilang kontak, Tim SAR Kejar Harapan di Tengah Abu Vulkanik Anak Krakatau

6 hari lalu

Berkas Lengkap, Taufik Hidayat Tersangka Penganiayaan YTR Segera Diadili

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal