Pada 2021, Produksi Ikan Air Tawar di Bandung Barat Tembus 202 Juta Ton

Adi Haryanto
Keberadaan kolam jaring apung (KJA) di Waduk Saguling dan Cirata menjadi penyumbang terbesar produksi ikan air tawar di KBB. (Foto/MPI/Adi Haryanto)

Namun, produksi ikan kerap terpengaruh oleh faktor cuaca. Dispernakan KBB, tutur Maryati, telah menyosialisasikan kepada pembudidaya ikan tentang kalender tiga zona keamanan ternak ikan. Yaitu, kondisi aman (April-Agustus) November-Maret (zona bahaya), dan zona waspada (September-Oktober).

"Saat masuk zona bahaya seperti bulan ini peternak diimbau mengurangi tebar benih dan pemberian pakan agar menghindari resiko ikan mati mendadak," tutur Maryati.

Meski produksi ikan positif, kata Maryati, sektor distribusi terimbas pandemi Covid-19. Pasalnya pengiriman hasil perikanan sempat terkendala PPKM sehingga menimbulkan penurunan harga hingga Rp17.000/kg, padahal normalnya Rp20.000/kg.

"Ya kan beberapa kali ada PPKM, sehingga penjualan lintas wilayah tidak bisa. Itu paling yang sempat membuat petani ikan merugi," ucap Kepala Bidang Perikanan.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
12 hari lalu

Perahu Bocor saat Memancing, Nelayan Hilang di Waduk Saguling Bandung Barat

19 hari lalu

Pria asal Bandung Barat Tewas di Perairan Banyuasin, Diduga Diserang Buaya

21 hari lalu

3 Pemulung Tewas Kena Ledakan Mortir di Bandung Barat, Tim Jibom Sisir Rumah Warga

2 bulan lalu

Tanah Bergerak, Longsor Susulan Intai Puluhan Warga Gununghalu Bandung Barat

3 bulan lalu

Hujan Deras, Jalan dan Jembatan Penghubung Cikalongwetan–Cipeundeuy Bandung Ambles

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal