Pascadisegel, Keraton Kasepuhan Cirebon Lengang dan Dijaga Polisi

Miftahudin
Suasana Keraton Kasepuhan Cirebon tampak lengang pascapenyegelan oleh ratusan orang yang mengatasnamakan keturunan sah Syekh Sarif Hidayatullah. (Foto: iNewsTv/Miftahudin)

Sebelumnya diketahui, kisruh perebutan tahta Keraton Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat, semakin meruncing dan tidak ada ujung. Pada Selasa (17/8/2021) siang, lebih dari seratus orang menyegel dan menggembok gerbang keraton. Akibatnya aktivitas di sekitar keraton sempat lumpuh. Massa yang sebagian besar mengenakan baju pangsi hitam-hitam seperti pendekar itu merangsek masuk menuju bangunan utama keraton dengan memanjat pagar. Mereka bermaksud menduduki Keraton Kasepuhan yang saat ini sedang berpolemik.

Akibatnya aktivitas di sekitar keraton sempat lumpuh. Massa yang sebagian besar mengenakan baju pangsi hitam-hitam seperti pendekar itu merangsek masuk menuju bangunan utama keraton dengan memanjat pagar. Mereka bermaksud menduduki Keraton Kasepuhan yang saat ini sedang berpolemik.

Sentana Kesultanan Cirebon Pangeran Kuda Putih Raden Heru mengatakan, kalau mereka mau berjalan sesuai kehendak, silakan saja. Tapi mereka harus tahu bahwa yang namanya Pangeran Kuda Putih bersama Sentana Kesultanan Cirebon dan juga Laskar Maung Muda tidak akan pernah berhenti untuk berjuang. 

"Kalau misalnya umur saya selesai hari ini, saudara-saudara saya di Kuningan akan terus berjuang. Mereka belum turun karena saya tahan," kata Pangeran Kuda Putih Raden Heru.

Kisruh perebutan tahta sultan Keraton Kasepuhan berawal sepeninggal Sultan Sepuh IV Pangeran Arif Natadiningrat yang kemudian digantikan putra mahkota Pangeran Luqman Zulkaedin. Namun sejumlah protes dari abdi dalem dan pembesar keraton terus bergulir. Mereka menganggap Sultan Kasepuhan Cirebon saat ini, Luqman Zulkaedin bukan keturunan sah dan trah dzuriah Sunan Gunung Jati.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tuding Sultan Bukan Trah Sunan Gunung Jati, Massa Segel Keraton Kasepuhan Cirebon

57 tahun lalu

Berenang di Sungai Cisanggarrung Cirebon, 2 Pelajar SMP Tenggelam Belum Ditemukan

57 tahun lalu

Pelabuhan Kejawanan Cirebon Dampak Solar Langka, Ratusan Kapal Menumpuk

57 tahun lalu

Diterjang Angin Kencang, Pohon Besar Tumbang Timpa Truk di Pantura Cirebon

57 tahun lalu

Puluhan Pemudik Nyasar di Pantura Cirebon, Terbawa Iring-iringan Wisata Warga Lokal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal