Pasien Covid-19 di Pangandaran Gantung Diri, Diduga Depresi Dengar Ayah Meninggal

Irfan Ramdiansyah
Ilustrasi pria di Padaherang, Pangandaran lantaran depresi setelah mendengar ayahnya meninggal akibat Covid-19. (Foto: Ilustrasi/ist)

Kapolsek Padaherang Iptu Aan Supriatna mengatakan, korban Hermansyah diduga mengalami depresi karena tubuhnya yang cacat pascakecelakaan lalin. Terlebih mendengar ayahnya bernama Emo yang sedang dirawat di RSUD Pandega Padalarang karena positif Covid-19 meninggal dunia pada Sabtu (3/7/2021) pagi.

"Setelah melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara), korban nekat gantung diri dengan kain sarung. Korban diduga depresi saat mendengar ayahnya meninggal dunia gegara Covid-19 di RSUD Pandega Pangandaran," kata Kapolsek Padaherang.

Jenazah korban Hermansyah dan ayahnya Emo, ujar Iptu Aan Supriatna, dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Padaherang dengan protokol kesehatan Covid-19.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
21 jam lalu

Truk Elpiji Oleng Tabrak Ayla dan Pikap di Pangandaran, 1 Tewas 2 Luka-Luka

5 hari lalu

Perahu Terbalik Dihantam Ombak di Pangandaran, Tim SAR Cari Tekong Hilang Terseret Arus

6 hari lalu

Dramatis! Polisi Evakuasi Perempuan dari Goa Lembah Putri, Diduga Terkait Penemuan Bayi

7 hari lalu

Update Gempa M 4,1 Guncang Pangandaran, Dirasakan di Tasikmalaya dan Cianjur

8 hari lalu

Gempa Hari Ini M 3,5 Guncang Pangandaran, Pusat Getaran di Laut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal