Dengan begitu, dia memastikan pihaknya tidak membenarkan adanya kegiatan lain yang mengatasnamakan IA ITB karena dilaksanakan secara tidak sah, termasuk kongres luar biasa di Hotel Savoy Homan, Bandung pada 10-11 April kemarin.
"Itu tidak memiliki konsekuensi hukum apapun terhadap kepengurusan IA ITB, karena tidak sesuai dengan AD/ART IA ITB dan tidak melibatkan stakeholder di lingkungan IA ITB," katanya.
Rencananya, kontes tersebut akan diikuti delapan kandidat. Yaitu Honesti Basyir, I Made Dana Tangkas, Gembong Primadjaja, Hariyono, Bimo Sasongko, Syarifah Amelia, Gatot Sudariyono, dan Seterhen Akbar Suriadinata.