CIAMIS, iNews.id – Pesta minuman keras (miras) oplosan kembali memakan korban jiwa. Kasus terbaru terjadi di Desa Tanjungjaya, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Senin (17/9/2018).
Pesta miras oplosan itu merenggut nyawa dua orang yang masih bersaudara. Kedua korban, yakni Iman, seorang pelajar SMP dan pamannya, Rudi (19). Keduanya tewas dalam perawatab di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciamis.
Mereka sebelumnya pesta miras oplosan bersama sembilan pemuda lainnya pada Sabtu, 15 September 2018 di sebuah gubuk areal pemakaman umum Desa Tanjungjaya. Miras oplosan itu merupakan campuran alkohol 70 persen dan serbuk minuman energi.
Menurut bibi korban, Titin, Iman mengalami muntah-muntah dan gangguan penglihatan pada Minggu (16/9/2018) siang. Minggu sorenya, korban dibawa ke rumah sakit. “Pagi-pagi udah ada pas bangun tidur muntah terus, abis buang air besar muntah lagi. Meninggal di sana (RSUD). Ya, mudah mudahan ada hikmah buat semuanya biar anak anak ga ngikutin kayak gini jangan ada yang seperti ini lagi,” kata Titin.
Sedangkan pamannya, Rudi, meninggal dunia di rumah sakit pada hari Senin dan dimakamkan di TPU Blok Cibonteng. Kasus miras oplosan maut ini ditangani Polres Ciamis.