Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Amel dan M Pernah Jadi Bendahara di Yayasan

Didin Jalaludin
Lokasi pembunuhan ibu dan anak di Jalancagak, Subang masih dipasangi garis polisi. Kasus ini masih dalam penyelidikan polisi. (Foto: iNews/Yudy Heryawan Juanda)

"Jadi, boros sekali. Saat jadi bendahara (uangnya) selalu habis. Jadi posisi bendahara diambil alih. Saat itu dia (istri muda Yosep) tidak pernah lagi datang lagi (ke yayasan), apalagi setelah ponakan saya (Amelia) jadi bendahara," kata dia. 

Menurut Lilis, hubungan istri muda Yosep dengan istri tuanya juga tidak bisa disebut harmonis. Selalu ada saja masalah yang terdengar, meskipun adiknya, yakni Tuti tidak pernah terbuka soal masalah antara dirinya dengan istri muda suaminya. 

"(Korban Tuti) pernah dulu bercerita mendapat teror dari istri muda suami adik saya dari WhatsApp. Masalahnya apa tidak pernah membeberkan, hanya kata adik saya, karena sirik kemungkinan mah. Lalu saya minta dia ganti nomor telepon. Sejak saat itu adik saya gak pernah cerita lagi," tutur Lilis.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Kuasa Hukum: Harap Polisi segera Rilis Hasil Penyidikan

57 tahun lalu

Mayat Terikat Ditemukan dalam Rumah Kosong di Jember, Pelaku Ditangkap Kurang dari 8 Jam

57 tahun lalu

Misteri Pembunuhan Janda di Jeneponto Terungkap, Pelaku Ditangkap usai Setahun Buron

57 tahun lalu

Terungkap Motif Menantu Tega Racuni Mertua dengan Sate Ayam di Boyolali

57 tahun lalu

Driver Taksi Online Tewas Bersimbah Darah di Maros, Diduga Korban Pembunuhan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal