Pengirim Sate Beracun yang Tewaskan Anak Driver Ojol Ternyata Warga Majalengka

Trisna Purwoko
Polres bantul merilis kasus takjil maut yang menewaskan Naba Faiz Prasetya (10). (Foto: iNews.id/Trisna Purwoko)

Atas perbuatannya tersangka akan dijerat dengan Pasal 340 KUHP  tentang pembunuhan berencana subsider 338 KUHP tentang Pembunuhan sub Pasal 80 ayat 3 jo Pasal 76c UU RI No 35 tahun 2014 tentang perubahan UU 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Ancaman hukuman bisa berupa hukuman mati atau pidana seumur hidup.  

“Untuk pasal yang diterapkan Pasal 340 KUHP subsier 338 KUHp jo pasal 80 dan 76 UU Perlindungan Anak,” kata Burkan. 

Petugas juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor, helm dan sandal japit dan satu tas plastik berisi dua dos berisi makanan dan sate. 

Kasus ini berawal saat Bandiman ayah dari korban Naba Faiz sedang istirahat di masjid yang ada di Jalan Gayam Yogyakarta. Saat itu pelaku datang dan minta kepada Bandiman yang berprofesi sebagai driver ojek online untuk mengantarkan paket makanan ke Kasihan, Bantul kepada Tomi dengan menyeratakan nomor handphone. Jika ditanya paket makanan ini dari Hamid yang tinggal di Pakualaman.

Berdalih tidak memiliki aplikasi, pelaku melakukan order secara offline dan membayar Rp30.000. Namun sampai di alamat yang dituju, Tomi sedang berada di luar kota. Istrinya yang menerima menolak paket tersebut karena merasa tidak kenal dengan pengirim dan menyerahkan kepada Bandiman.

Paket makanan ini kemudian dibawa pulang dan disantap bersama keluarganya untuk berbuka. Namun baru beberapa potong disantap anak dan istrinya keracunan dan muntah sehingga tidak sadarkan diri. Mereka kemudian dibawa ke rumah sakit. Namun Naba akhirnya meninggal dunia sedangkan istri Bandiman selamat.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polres Bantul Ungkap Pelaku Takjil Maut, Tersangka Perempuan Cantik Kerja di Salon

57 tahun lalu

Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung, Ditemukan Sudah Kaku dalam Tenda

57 tahun lalu

4 Orang Sekeluarga Tewas saat Camping di Wisata Kledung Temanggung, Ini Kata Polisi

57 tahun lalu

Geger! 4 Orang Sekeluarga Ditemukan Tewas dalam Tenda saat Camping di Temanggung

57 tahun lalu

Hemat Energi, Pemkab Majalengka Akan Terapkan WFH Setiap Senin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal