Pengungsi Banjir Karawang Telantar, Tidur di Emperan Toko dan Mengemis 

Nilakusuma
Warga terdampak banjir Karawang terpaksa harus tidur di emperan toko karena tidak mendapat tempat pengungsian. (Foto: iNew.id./Nilakusuma)

"Bayi saya sepertinya belum kuat menahan dingin. Apalagi kami tidur hanya dengan satu tikar dipakai bersama, " ujarnya. 

Entin mengaku jika punya uang mau menyewa hotel agar anak-anaknya bisa tidur nyenyak. Namun karena tidak punya uang hanya pasrah dengan keadaan. 

"Mau gimana lagi memang keadaannya begini. Mudah-mudahan banjir cepat surut," tuturnya lirih. 

Senada dengan Entin, pengungsi lainnya Meli Nopitasari (32) mengaku terpaksa membawa orang tuanya yang sudah jompo tidur di emperan toko. Meli mengaku kedua orang tuanya sudah berusia 70 tahun dan tidur kedinginan. " Kalau malam orang tua saya kedinginan. Butuh selimut dan tikar, tapi belum ada," ucapnya.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
6 tahun lalu

Warga Terdampak Banjir Ngemis, Plh Bupati Karawang: Distribusi Logistik Akan Dievaluasi

6 hari lalu

Aktivitas Gunung Sinabung Menurun, Pengungsi Desa Kuta Tengah Dipulangkan

1 bulan lalu

Tertarik Ikut Lelang Aset Rampasan Negara, 2 Jenis Kendaraan Ini Jadi Incaran Wabup Karawang

1 bulan lalu

Gudang Penyimpanan Plastik di Karawang Terbakar Hebat

4 bulan lalu

May Day, Belasan Ribu Buruh Karawang Berangkat ke Jakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal