Pengusaha Milenial Kota Bandung Ini Kampanyekan Gerakan Ayo Vaksin

Agus Warsudi
Dadan Tri Yudianto, aktif mengampanyekan gerakan Ayo Vaksin. (Foto: Istimewa)


Dadan menuturkan, masyarakat tidak perlu khawatir, apalagi bersikap menolak vaksinasi ketika terdaftar sebagai penerima vaksin. Yang sangat diperlukan sekarang adalah bagaimana hidup sehat. 

"Salah satunya tentu saja dengan tidak mengonsumsi isu-isu menyesatkan atau hoaks berkenaan dengan vaksin ini. Sehingga  tidak ada kecuali masyarakat dari berbagai usia harus bersedia secara sukarela melibatkan diri dalam program vaksinasi ini," tutur Dadan. 

Meskipun muncul kasus dampak ikutan pascavaksinasi, ujar Dadan, tapi itu bersifat kasuistik. Artinya, tidak bisa digeneralisasi bahwa program vaksinasi Covid-19 berbahaya. "Kasus dampak ikutan pascavaksinasi yang terjadi hanya kejadian kecil dari seluruh kegiatan vaksinasi Covid-19," ucapnya.

Sebelum vaksin resmi digunakan dalam program vasinasi nasional, terlebih dulu diselenggarakan serangkaian tes yang melibatan para relawan. Tujuannya untuk mengetahui apakah ada efek samping yang menyertai atau tidak.

"Jika tidak ditemukan gejala sampingan yang membahayakan, tentu saja vaksin tersebut dinyatakan aman dan dapat digunakan untuk seluruh rakyat Indonesia," kata Dadan.

Begitupun saat pelaksanaan vaksinasi, ujarnya, tidak begitu saja diberikan. Namun melalui berbagai tahap yang intinya adalah untuk memastikan calon penerima bisa disuntik vaksin atau tidak.

"Catatan medis dari calon penerima vaksin tersebut. Misalnya catatan medis untuk mengetahui calon penerima vaksin memiliki komorbid atau penyakit penyerta atau tidak, pengukuran tensi darah, dan syarat-syarat lain," ujarnya. 

"Sampai April 2021 ini, masyarakat Indonesia yang telah menerima vaksin hampir 10 juta orang. Mungkin dalam bulan-bulan berikut jumlahnya akan bertambah banyak sehingga pada akhirnya seluruh penduduk mendapatkan manfaat vaksin sebagai perlindungan dan pencegahan dari penularan virus Corona. Semoga," pungkas Dadan.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Warga Majalengka Sambut Antusias Vaksinasi Covid-19 Digelar Malam

57 tahun lalu

Pemkot Bandung Optimistis Vaksinasi Tuntas dan PTM Digelar Sesuai Jadwal Juli 2021

57 tahun lalu

Vaksinasi Drive Thru di Kuta Bali, Pemkab Badung Sasar 2.000 Warga

57 tahun lalu

Vaksinasi Covid-19 ke Lansia Rendah, Ridwan Kamil Minta Dikebut Sebelum Lebaran

57 tahun lalu

1.300 Lansia di Kota Bandung Antusias Ikut Vaksinasi Dosis Kedua 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal