Setelah menerima informasi dari warga, perangkat Desa Nanggerang segera melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor SAR Bandung agar proses pencarian dapat segera dilakukan.
"Setelah menerima laporan, kami langsung berkoordinasi untuk memastikan informasi tersebut. Setelah dipastikan valid, tim rescue diberangkatkan menuju lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian," katanya dikutip dari iNews Bandung Raya, Sabtu (18/7/2026).
Tim Rescue Basarnas Bandung diberangkatkan menuju lokasi pukul 13.15 WIB. Petugas menempuh perjalanan darat sejauh kurang lebih 62 kilometer dan tiba di lokasi sekitar pukul 14.40 WIB.
Setibanya di Waduk Saguling, tim langsung asesmen dan berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan untuk menentukan strategi pencarian korban.
Basarnas memastikan operasi pencarian dilakukan secara maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel yang bertugas di lapangan.
Koordinasi juga terus dilakukan bersama seluruh unsur SAR agar proses pencarian korban dapat berlangsung lebih efektif.
"Tim akan berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR gabungan untuk mengoptimalkan proses pencarian korban yang diduga tenggelam di Waduk Saguling," ujarnya.