Polisi Selidiki Keracunan Massal yang Tewaskan 2 Warga di Sukabumi

Indra Firdaus
Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi saat menjenguk seorang anak yang menjadi korban keracunan. (Foto: iNews/Indra Firdaus)

“Masih diselidiki untuk penyebabnya. Tuan rumah acara tahlilan dan keluarganya juga mengalami keracunan,” katanya.

Data yang dirangkum hingga Kamis (12/9/2019), tercatat ada sebanyak 142 orang mengalami keracunan.  Dari jumlah itu, 24 pasien dirujuk ke RSUD Palabuhanratu, 20 pasien dirujuk ke RSUD Sekarwangi dan sisanya telah diperbolehkan pulang.

“Dari ratusan yang mengalami gejala keracunan, dua di antaranya meninggal, Pertama ananda Rendi (9) yang meninggal di RSUD Palabuhanratu dan Dewi (37) di RSUD Sekarwangi,” ujarnya.


Diketahui, keracunan massal dialami ratusan warga Kampung Pangkalan dari tiga rukun tetangga (RT) di RW 03, Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kejadian ini berawal dari acara tahlilan 100 hari meninggalnya salah satu warga pada Rabu (11/9/2019) pukul 20.00 WIB.

Tuan rumah yang mengadakan tahlilan menyiapkan makanan sendiri untuk dihidangkan kepada mereka yang hadir maupun warga sekitar yang tidak sempat datang. Setelah itu, warga yang menyantap menu nasi uduk banyak yang mengeluh sakit, mual dan pusing diduga akibat keracunan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bentrokan Usai Nobar Laga Persib Vs Persija di Sukabumi, 3 Orang Terluka

57 tahun lalu

Angkot di Sukabumi Gunakan Elpiji 3 Kg sebagai Bahan Bakar, Sehari 2 Tabung

57 tahun lalu

Akan Kabur ke Sumatera, 3 Pelaku Pengeroyokan Maut di Sukabumi Ditangkap di Banten

57 tahun lalu

Cekcok Kurang Uang Beli Miras, Pria di Sukabumi Tewas Ditikam Pemilik Kios Jamu

57 tahun lalu

Pria Ditemukan Tewas di Sungai Sukabumi, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal