Produksi Padi Berlimpah, Bupati Karawang Tolak Impor Beras

Nilakusuma
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana menolak tegas rencana pemerintah melakukan impor beras. (Foto: iNews.id/Nilakusuma)

Cellica mengatakan, impor beras bisa dilakukan jika ada jaminan dari pemerintah harga gabah tidak akan anjlok. Artinya, Pemerintah melalui Perum Bulog bisa menyerap hasil panen petani dengan harga layak.

"Stok beras bisa dipenuhi dari hasil produkasi lokal. Pemerintah harus menghitung lebih cermat lagi berapa kebutuhan konsumsi dan cadangan yang disimpan," katanya.

Menurut Cellica, Kabupaten Karawang merupakan kota lumbung padi. Produksi padi melimpah mencapai 1,3 juta ton gabah. Jika dikonversikan ke beras, gabah sebanyak itu akan menjadi sekira 800.000 ton beras. 

"Kebutuhan beras kita 500.000 ton per tahun. Ada sisa 300.000 ton yang kita sebar ke berbagai kota, " katanya. 

Dengan adanya rencana impor beras, akan berdampak serius bagi petani Karawang. Oleh karena itu penolakan impor beras adalah untuk melindungi petani. " Harus dikaji lagi rencana itu," katanya.   

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
6 tahun lalu

Ridwan Kamil Usul ke Pemerintah Pusat: Stok Beras Jabar Surplus, Impor Sebaiknya Ditunda

2 bulan lalu

Tertarik Ikut Lelang Aset Rampasan Negara, 2 Jenis Kendaraan Ini Jadi Incaran Wabup Karawang

2 bulan lalu

Gudang Penyimpanan Plastik di Karawang Terbakar Hebat

5 bulan lalu

May Day, Belasan Ribu Buruh Karawang Berangkat ke Jakarta

6 bulan lalu

Daftar Lengkap Korban Kecelakaan Maut di Majalengka, 6 Orang Tewas dan 13 Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal