Puluhan Hewan Ternak Sapi Potong dan Perah di KBB Terjangkit PMK

Adi Haryanto
Warga mengubur sapi yang terjangkit PMK. (FOTO: ILUSTRASI/MPI)

"Ya ada dua sapi yang terpaksa dipotong untuk mencegah penyebaran lebih luas. Sementara yang lain masih diisolasi dan sudah mulai membaik," ujarnya. 

Guna mencegah wabah ini makin meluas, Dispernakan KBB mengimbau warga agar membeli hewan ternak sehat dari wilayah yang belum terkonfirmasi PMK. Termasuk segera lapor petugas apabila ada gejala, serta rutin semprot cairan disinfeksi dan pengandangan baru bagi ternak baru. 

Biasanya hewan yang terpapar PMK akan memiliki gejala yang bisa dilihat langsung. Seperti suhu tubuh demam, kemudian mulut sapi mengeluarkan air liur belebih atau ngiler dan berbusa, luka dan melepuh pada bagian mulut, lidah, dan kaki, serta sapi terlihat lemas dan lebih sering berbaring.

"Meskipun ada ternak terpapar, susu dan daging tetap bisa dikonsumsi karena wabah ini bersifat tidak zonosis atau menular ke manusia. Tapi kita tetap harus waspada dan antisipatif," tutur Wiwin Aprianti.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kandang Terbakar Hebat di Cikalongwetan KBB, Ribuan Ayam Mati Terpanggang

57 tahun lalu

Sekolah di KBB Gelar PTM 100 Persen Pekan Depan, Siswa dan Guru Tetap Wajib Pakai Masker

57 tahun lalu

Koleksi Burung Objek Wisata Lembang Park Zoo KBB Hilang, 20 Saksi Diperiksa Polisi

57 tahun lalu

Membanggakan, Atlet KBB Sumbang 7 Medali untuk Indonesia di SEA Games Vietnam

57 tahun lalu

Banjir Rendam SDN 3 Cikahuripan Lembang KBB, KBM Siswa Terganggu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal