Puluhan Pelajar di Cianjur Keracunan MBG, Begini Respons Dedi Mulyadi

Agus Warsudi
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menanggapi soal keracunan massal MBG di Cianjur. (Foto: Pemprov Jabar)

"Katering yang membuat masakannya harus senantiasa mempertimbangkan aspek-aspek higienitas, keamanan siswa yang akan mengonsumsi itu. Jadi, pesan saya itu. Bila perlu ya sebelum dimakan siswa agar diperiksa," katanya.

Gubernur Jabar menuturkan, MBG merupakan program pemerintah pusat. Karena itu, Pemprov Jabar tidak memiliki kuasa untuk mengevaluasi terhadap penyelenggara MBG.

"Evaluasi kan bukan kewenangan provinsi. MBG kan program dari pemerintah pusat. Jadi yang mengevaluasi dari apa namanya lembaganya itu. MBG apa? Badan Gizi Nasional. Jadi yang mengevaluasi Badan Gizi Nasional. Jadi ada bidangnya," ucapnya.

Diketahui, puluhan siswa MAN 1 Cianjur dan SMP PGRI 1 Cianjur mengalami gejala keracunan seusai menyantap makanan MBG.

Pemkab Cianjur pun menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) terkait peristiwa keracunan massal itu. Pemkab Cianjur memastikan warga yang mengalami keracunan massal mendapat pelayanan kesehatan dan pengawasan maksimal dari tenaga kesehatan. 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
1 hari lalu

417 Siswa SMP di Dramaga Bogor Keracunan Massal Menu MBG, Dilarikan ke 3 RS

5 hari lalu

Karhutla Ciremai, KDM Siapkan Rp10 Juta Cari Pembakar Ilalang dan Pencuri Kayu

5 hari lalu

KDM Buka Suara usai Absen di Rakornas TPAKD hingga Dicari Presiden Prabowo

5 hari lalu

Kepala SPPG Kalijaga Cirebon Terancam Dipecat Buntut Keracunan Massal MBG 

5 hari lalu

Korban Keracunan MBG di Cirebon Bertambah jadi 395 Siswa, Dirawat di 10 RS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal