"Tadi pagi dia WA (WhatsApp) saya. Isinya mohon maaf dan tidak ada maksud apa pun. Dia gak bakal mau maju jadi cawagub di Pilgub Jabar," ungkap Dedi.
Saat para awak media meminta untuk melihat isi pesan singkat media sosial yang dikirimkan Charly kepada Dedi, Bupati Purwakarta ini langsung memperlihatkan. Bahkan, dia membacakan isi pesan WA tersebut.
"Assalamualikum. Saya ingin meluruskan isu yang saat ini beredar di media massa. Hampura (mohon maaf) jadi mengganggu Kang Dedi. isu yang beredar di media massa itu sama sekali tidak benar. Gak ada, Charly mendaftar ke PKB, apalagi melamar jadi cawagubnya RK(Ridwan Kamil). Charly datang ke PKB hanya bermaksud menjalin silaturahmi sama Kang Huda yang sudah lama Charly kenal sejak 2008 saat sama Cak Imin. Sekalian sharing soal Pilbub Cirebon. Terus gak enak juga, sudah dua kali Charly dapat undangan 1 bulan lalu di PKB. Sekali lagi Charly mohon hampura, Charly sendiri kaget. Kok beritanya jadi begitu. Charly yakin akang sangat paham. Sekotor-kotornya Charly gak mungkin ngotorin perjuangan hati Charly sendiri yang selama ini dengan tulus memperjuangkan akan. Hampura, Charly," kata Dedi membacakan pesan WA dari Charly.
Kemudian, di dalam pesan itu, Dedi langsung menjawab. Tidak mempersoalkan masalah pertemuan dengan PKB. "Gak apa-apa. Bebas-bebas aja," ujar dia.
Seperti diketahui, mantan penyanyi grup band ST 12 itu berkunjung DPW PKB Jabar di Jalan Haruman No 3, Kota Bandung, Kamis(27/12/2017), lalu. Kedatangan Charly disambut Ketua DPW PKB Jabar Saiful Huda dan Sekjen DPW OKB Jabar Sidkon Djampi.