Ratusan Hektare Sawah di Pangandaran Gagal Panen akibat Terendam Banjir

iNews
Curah hujan tinggi selama sepekan terakhir menyebabkan ratusan hektare sawah di Kecamatan Padaherang dan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, terendam banjir. (Foto: iNews).

PANGANDARAN, iNews.id – Curah hujan tinggi selama sepekan terakhir menyebabkan ratusan hektare sawah di Kecamatan Padaherang dan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, terendam banjir. Padi yang seharusnya siap dipanen kini rusak terendam air, membuat petani harus menanggung kerugian hingga miliaran rupiah.  

Para petani hanya bisa menyelamatkan sebagian kecil tanaman yang masih bisa dijangkau, sementara sebagian besar sawah sudah tidak mungkin diselamatkan.  

Banjir disebabkan oleh luapan Sungai Citanduy yang tidak mampu menampung debit air hujan. Akibatnya, air meluap ke area persawahan dan permukiman warga. 

Petani berharap ada intervensi pemerintah untuk mencegah banjir berulang, mengingat Padaherang merupakan salah satu lumbung padi di Kabupaten Pangandaran.  

“Untuk padi milik saya tidak bisa dipanen karena terendam banjir. Hanya sebagian yang bisa diambil. Kalau sudah surut mungkin bisa dicoba lagi, tapi tidak tahu kapan surutnya. Ada yang sudah tinggal panen, tapi mau bagaimana lagi, sudah terendam banjir,” ujar Yati, salah seorang petani yang sawahnya terendam.  

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
10 bulan lalu

Diguyur Hujan Deras, Ratusan Rumah di Pangandaran Terendam Banjir

10 bulan lalu

Banjir Rendam Puluhan Hektare Bawang di Brebes, Petani Terpaksa Panen Dini

11 hari lalu

Hujan Guyur Palangka Raya, Warga Berharap Karhutla Mereda

16 hari lalu

Hujan Deras Guyur Gunung Sinabung, Warga Diimbau Waspadai Banjir Lahar Dingin!

1 bulan lalu

Perahu Terbalik Dihantam Ombak di Pangandaran, Tim SAR Cari Tekong Hilang Terseret Arus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal