Sementara itu, Cluster Manager Objek Wisata Gunung Galunggung Dudung Suhaeri mengatakan, hingga saat ini objek wisata Gunung Galunggung masih ditutup. Selama penutupan, pengelola hanya melakukan perawatan dan menyemprotkan disinfektan.
"Saat ini memang Kabupaten Tasikmalaya sudah level 2. Namun kami belum buka karena mengikuti kebijakan dari pemrintah daerah (Pemkab Tasikmalaya)," kata Dudung Suhaeri.
Dudung juga berharap objek wisata segera dibuka. Sebab, akibat penutupan, pengelola objek wisata Cipanas mengalami kerugian cukup besar, Rp170 juta per hari.