Realisasi Belanja Daerah Rendah, Ini Kendalanya Kata Mendagri Tito

Fathnur Rohman
Mendagri M Tito Karnavian didampingi Bupati Cirebon Imron Rosyadi di Kantor Pemkab Cirebon. (Foto: Fathnur Rohman)

Kemudian dari dana realokasi 8 persen, ujar Tito, dana alokasi umum (DAU), dana bagi hasil (DBH) yang ditransfer pemerintah pusat, masih ada space cukup signifikan untuk dipakai dalam penanganan pandemi. Termasuk dukungan vaksinasi, dukungan kelurahan, dan intensif tenaga kesehatan.

Tito menyatakan, Kemendagri menemukan beberapa kendala yang dihadapi kepala daerah, untuk meningkatkan realisasi belanja secara umum, maupun realisasi belanja spesifik seperti penanganan pandemi Covid-19 dan bantuan sosial (bansos).

Dari beberapa kendala itu, ujar Tito, salah satunya yakni, terdapat sisa anggaran 2020 yang harus diverifikasi dan diaudit terlebih dulu oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebelum digunakan. Kemudian, DBH dari provinsi yang dibagikan ke kota dan kabupaten juga mengalami keterlambatan karena belum diaudit.

"Ada juga yang menyimpan (dana) di bank. Mengharapkan nanti ada bunganya. Sehingga uangnya tidak bergerak. Bunganya itu yang dipakai. Kami tegur yang begini. Ada juga yang proses lelangnya terlambat, karena harus didampingi LKPP. Kemudian harus mengikuti proses lelang, dan eksekusinya terlambat," ujar Tito.

Untuk mengatasi kendala-kendala tersebut, tutur Mendagri, pemerintah terus melakukan komunikasi dengan BPK agar dana-dana itu segera diaudit, sehingga bisa segera dicairkan.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
7 hari lalu

Terjerat Utang, PNS di Cirebon Bunuh Tetangga Pakai Obeng demi Curi Perhiasan

8 hari lalu

ABK asal Cirebon Jatuh di Laut Jawa, Sempat Melambaikan Tangan Minta Tolong

16 hari lalu

Update Kecelakaan Truk Kontainer di Cirebon, Korban Tewas Bertambah Jadi 3 Orang

17 hari lalu

Kronologi Truk Kontainer Terguling Timpa Pemotor di Cirebon Tewaskan Ibu dan Bayi

17 hari lalu

Kecelakaan Maut Truk Kontainer Tabrak Motor di Cirebon, Ibu dan Bayi Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal