Terkait tempat penampungan sementara pedagang Pasar Tagog di Jalan Gedong Lima, Ricky menyebutkan, sudah melayangkan surat ke PT Bangunbina Persada untuk memperbaiki sarana pendukung yang ada.
Misalnya akses jalan yang mulai rusak diperbaiki, lahan parkir, akses masuk, dll, agar konsumen merasa nyaman. Kemudian dibukanya akses pintu belakang sehingga motor bisa masuk, merupakan kajian Dinas Perhubungan terkait rekayasa lalu lintas supaya tidak menimbulkan kemacetan.
"Itu kan kewajiban pihak PT (Bangunbina Persada) juga, bagaimana pasar sementara tetap ramai dikunjungi pembeli, nyaman, dan tidak menimbulkan kemacetan," ucapnya.