Akhirnya, target jumlah relawan terpenuhi hingga uji klinis fase tiga vaksin Sinovac berjalan lancar. Hasil data keamanan vaksin ini dinyatakan aman dan secara resmi ditetapkan oleh pemerintah sebagai salah satu vaksin dalam program nasional vaksinasi Covid-19.
Hal ini juga dikuatkan dengan adanya persetujuan dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan terkait penggunaan dalam kondisi emergensi (Emergency Use Authorization/EUA) untuk vaksin CoronaVac. Selain itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga telah mengeluarkan fatwa bahwa vaksin Sinovac suci dan halal.
Meski sejumlah upaya sudah dikerahkan, lanjut Emil, pandemi belum usai kendati sudah satu tahun hadir di Jabar. Emil pun meminta maaf kepada masyarakat bila penanganan Covid-19 di Jabar belum memuaskan. "Kami tidak akan menyerah walaupun hasilnya belum memuaskan masyarakat," tutur Emil.
"Di ulang tahun Covid-19 ini saya doakan Covid-19 pendek umur, biasanya ulang tahun itu panjang umur, ini pendek umur, semoga binasa selamanya," ujar Gubernur Jabar.
Emil pun mengajak masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Sebab, perang melawan pandemi Covid-19 belum usai, meski program vaksinasi Covid-19 sudah berjalan. Pada akhirnya, kedisiplinan masyarakat amat penting di tengah pandemi Covid-19.
"Perang belum selesai, masyarakat mohon tetap disiplin sebelum pandemi diproklamasikan berakhir. Jangan lupa terus berdoa sebagai manusia beragama dan Pancasila apapun ikhtiar tanpa doa kurang sempurna. Mudah-mudahan tahun ini pulih dari pandemi dan pulih ekonomi," ucapnya.