"Di dalam kamar korban, petugas menemukan banyak obat sesak napas dan vitamin. Namun petugas belum bisa memastikan korban apakah positif Covid-19 atau bukan lantaran hasil swab belum keluar. Sementara menurut keterangan rekan kerjanya korban sudah satu minggu tidak kerja," kata Kapolsek.
Di bagian lain, Ketua RW setempat, Asep, mengaku mendapatkan informasi dari ketua RT terkait korban yang sudah dua hari tidak terlihat keluar kamar. Begitu pintu kamar korban didorong akhirnya terlihat yang bersangkutan sudah meninggal dunia.
"Korban katanya sudah dua hari tidak keluar rumah dan sudah dua tahun tinggal di kosan ini," ujar dia
Sementara menurut Sekretaris DPMPTSP Kota Tasikmalaya, Cecep Taufik Hidayat, korban sudah satu minggu tidak masuk kerja dan mengeluh ada gejala sakit mag dan panas. Korban disarankan untuk diswab, karena di dinas perizinan ada enam orang yang positif Covid-19 dan beberapa di antaranya dirawat.
Setelah dilakukan olah TKP, jenazah korban langsung dilakulan proses pemulasaan olah petugas BPBD Kota Tasikmalaya, dengan protokol kesehatan dan dimakamkan secara protokol Covid-19.