Sejumlah mobil pemadam kebakaran turut dikerahkan ke lokasi sebagai langkah antisipasi. Petugas juga memasang garis polisi untuk membatasi akses warga agar tidak mendekati area sumur.
Warga mengaku suara bising dari lokasi sudah terdengar sejak Rabu (30/9/2026) malam. Selain mengganggu aktivitas, mereka khawatir semburan gas tersebut memicu ledakan.
Dampak semburan juga dirasakan warga yang rumahnya berada di sekitar sumur pengeboran. Minyak yang ikut menyembur bahkan menyebabkan ceceran hingga masuk ke sejumlah bagian rumah warga.
Warga kemudian diminta tidak mendekati lokasi dan tidak menyalakan api atau korek di sekitar area semburan. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah potensi kebakaran selama proses penanganan berlangsung.
Warga berharap Pertamina dan pemerintah segera menyelesaikan persoalan tersebut agar kondisi kembali aman. Hingga kini, pihak Pertamina belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab munculnya semburan gas bercampur minyak tersebut.