Dia menduga, para siswa mengalami gejala keracunan setelah meminum susu dalam paket makanan tersebut.
Hingga kini, siswa-siswi SMPN 2 Cisarua yang mendapat penanganan medis di rumah sakit mencapai 103 orang. Sebagian besar korban masih terbaring lemas akibat dehidrasi ringan imbas mual dan pusing berkepanjangan.
Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor masih mendalami sampel makanan guna mengetahui kepastian penyebab insiden keracunan yang menimpa ratusan siswa tersebut.