Terkait hal itu, kata dia, KPAID Tasikmalaya tetap akan melakukan investigasi terkait laporan terjadinya bullying yang dialami korban baik kepada keluarga ataupun kepada sekolah.
Kepala MI Bantarkalong, Wawan mengaku prihatin atas meninggalnya NA. Dia menilai siswi tersebut merupakan anak yang tergolong cerdas di kelasnya.
Wawan mengaku tidak mengetahui apa yang dialami oleh anak didiknya itu. Namun, dia berpesan kepada wali murid dan seluruh siswanya untuk tidak melakukan bullying baik menghina atau mengejek orang lain.
“Kami juga meminta guru maupun wali kelas agar lebih perhatian kepada siswa dan jika ada siswa yang nakal harap diingatkan,” katanya.
Wawan juga berharap KPAID bisa datang dan memberikan sosialisasi atau pun melakukan investigasi ke sekolahnya untuk memberikan pemahaman terkait bullying di lingkungan sekolah.