Soal Unjuk Rasa PPKM Berujung Ricuh, Sekda Kota Bandung: Ada Dugaan Ditunggangi

Agus Warsudi
Sekda Kota Bandung Ema Sumarna. (Foto: Arif Budianto)

"Gini lah ya, yang namanya pandemi ini, tidak dalam posisi, siapapun menghendaki. Tapi Allah menakdirkan pandemi ini ada. Untuk menangani pandemi ini tidak bisa hanya mengandalkan sikap disiplin dan kesadaran pemerintah melalui gugus tugas," tutur Ema.

Sekda Kota Bandung mengatakan, aksi unjuk rasa, turun ke jalan, dan berkurumun, tidak perlu dilakukan. Sebab, menyalurkan pendapat dengan cara berkerumun atau unjuk rasa, kontraproduktif dengan upaya penanggulangan pandemi Covid-19.

"Dengan tidak mengurangi rasa hormat, mereka memiliki hak untuk menyampaikan pendapat. Tapi kan tidak usah dengan melakukan tindakan seperti yang kemarin (unjuk rasa anarkistis). Sampaikan saja (aspirasi), toh kita pun, gugus tugas, tidak diam. Cuman kan menangani ini tidak bisa semudah membalikkan telapak tangan," ucapnya.

Ema mengatakan, apalagi unjuk rasa disertai tindakan-tindakan dan ekses lain, seperti merusak fasilitas umum. Saat ini ini, pemerintah kota di manapun, termasuk di Kota Bandung, sedang kesulitan masalah keuangan. Pendapatan Pemkot Bandung menurun drastis. "Terus yang dirusak itu dana siapa? Dana masyarakat yang dikelola oleh pemerintah," ujar Ema.

Jadi, tuturnya, janganlah berpikir emosional sesaat. Komunikasikan saja aspirasi secara baik-baik. Tidak usah menggelar yang unjuk rasa dengan turun ke jalan dan berkerumun, karena bertentangan dengan kondisi kekinian, pandemi Covid-19. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
5 tahun lalu

Polisi Buru Provokator Demonstrasi Tolak PPKM Ricuh di Kota Bandung

5 tahun lalu

1 Demonstran Aksi Tolak PPKM Jadi Tersangka, 7 Reaktif Covid-19

5 tahun lalu

Unjuk Rasa Tolak PPKM di Bandung Ricuh, 150 Orang Ditangkap, Polisi Sita 5 Bom Molotov

5 tahun lalu

Massa Ontrog Balai Kota Bandung, Protes PPKM Darurat 

2 hari lalu

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 29 Agustus 2026, Cek Lokasinya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal