Tak Ada Beras Murah di Purwakarta, Tukang Nasi Uduk Kurangi Pembelian dan Porsi

Irwan
Harga beras di Purwakarta masih mahal sehingga berdampak kepada para pelaku usaha kecil. (Foto: iNews.id/Irwan)

Pengurangan pembelian ini sebagai cara untuk menyiasati mahalnya harga beras. Selain juga mengurangi sedikit porsi nasi uduk yang dijualnya. 

Sementara tingginya harga beras menurut sejumlah pedagang sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu. Penyebabnya mereka tak mengetahuinya secara pasti. Namun mereka menduga sebagai dampak musim kemarau, para petani tidak menanam padi atau gagal panen,

Para pedagang pun mengaku dengan tingginya harga beras, pembeli juga menurunkan jumlah pembeliannya, sehingga menurunkan omzet.

"Sejak kenaikan beras omzet menurun sekitar 50 persen dari situasi normal," tutur Zaenudin, pedagang.

Diperkirakan harga beras masih akan tinggi seiring masih berlangsung kemarau panjang. Untuk menstabilkan harga, para pedagang dan pembeli berharap pemerintah segera menggelar operasi pasar beras.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
3 tahun lalu

Terik Matahari Tak Dirasa, Ribuan Warga Cimahi Rela Antre demi Bantuan Beras

16 hari lalu

Bea Cukai Amankan 413 Ton Beras dan Garam yang Diimpor dari India Senilai Rp7,8 Miliar

2 bulan lalu

Dilanda Kekeringan, Harga Beras di Mahakam Ulu Melambung Rp1 Juta per Karung

4 bulan lalu

Tergiur Harga Murah, Pedagang Nasi Kuning di Kotim Tertipu Beli Beras Karung Isi Pasir

9 bulan lalu

Rem Blong, Truk Bermuatan 25 Ton Beras Kecelakaan di Salatiga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal