Rebranding dilakukan melalui penyegaran identitas visual dan perlengkapan jemaah yang dirancang lebih modern, elegan, dan profesional.
Pada saat bersamaan, perusahaan memperkenalkan Taman Umroh sebagai second brand dengan pilihan perjalanan yang lebih terjangkau dan fleksibel, namun tetap mengacu pada standar pelayanan yang dikembangkan Tamsyi Tour.
Langkah berikutnya adalah memperkuat jejaring melalui business matching. Tamsyi membuka ruang kerja sama dengan mitra bisnis, komunitas, serta berbagai pihak yang dapat terhubung dalam ekosistem perjalanan umrah.
Empat agenda tersebut menjadi bagian dari strategi Tamsyi Tour memperluas peran perusahaan, dari penyedia layanan perjalanan ibadah menjadi penghubung antara jemaah, mitra bisnis, komunitas, dan pelaku UMKM.
Keterlibatan UMKM menjadi salah satu fokus karena besarnya kebutuhan yang muncul dalam setiap perjalanan jemaah. Produk makanan, fesyen, perlengkapan perjalanan hingga produk khas daerah memiliki peluang untuk masuk ke dalam ekosistem tersebut selama memenuhi standar dan kebutuhan yang ditetapkan.