Tanaman Kering dan Tak Layak Jual, Petani Sayuran Lembang KBB Rugi Besar

Yuwono Wahyu
Petani sayuran di Lembang, KBB, harus merugi akibat musim kemarau. (Foto: iNews.id/Yuwono Wahyu)


Petani terpaksa mencabuti tanamannya agar meminimalisasi kebutuhan air. Apalagi, di saat seperti ini petani juga harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli air seharga Rp80.000 per tangki untuk mengaliri lahannya.
 
"Petani sedikitnya membutuhkan sebanyak 5-6 tangki air, dari mulai tanam sampai menjelang panen. Sudah banyak keluar modal buat bibit, pupuk, pestisida hingga air untuk menyiram tanaman, tapi tidak berhasil," kata Daslia, Jumat (8/9/2023).
  
Meski dihantui dampak El Nino dalam beberapa pekan ke depan, petani kembali mencoba peruntungan dengan menanam varietas-varietas pertanian yang tahan kekeringan dan berumur pendek antara 30-40 hari. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
3 tahun lalu

Gagal Panen akibat Kekeringan, Harga Beras Naik di Indramayu

19 hari lalu

Kekeringan Landa Lobar, Legislator Partai Perindo Desak BPBD Siagakan Tangki Air 24 Jam

19 hari lalu

14 Daerah di Jateng Dilanda Kekeringan, Pemprov Dorong Modifikasi Cuaca

24 hari lalu

Dilanda Kekeringan, Harga Beras di Mahakam Ulu Melambung Rp1 Juta per Karung

24 hari lalu

3 Bulan Sumur Kering, Warga Lampung Selatan Terpaksa Beli Air Bersih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal