Tanaman Kering dan Tak Layak Jual, Petani Sayuran Lembang KBB Rugi Besar

Yuwono Wahyu
Petani sayuran di Lembang, KBB, harus merugi akibat musim kemarau. (Foto: iNews.id/Yuwono Wahyu)


Petani terpaksa mencabuti tanamannya agar meminimalisasi kebutuhan air. Apalagi, di saat seperti ini petani juga harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli air seharga Rp80.000 per tangki untuk mengaliri lahannya.
 
"Petani sedikitnya membutuhkan sebanyak 5-6 tangki air, dari mulai tanam sampai menjelang panen. Sudah banyak keluar modal buat bibit, pupuk, pestisida hingga air untuk menyiram tanaman, tapi tidak berhasil," kata Daslia, Jumat (8/9/2023).
  
Meski dihantui dampak El Nino dalam beberapa pekan ke depan, petani kembali mencoba peruntungan dengan menanam varietas-varietas pertanian yang tahan kekeringan dan berumur pendek antara 30-40 hari. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gagal Panen akibat Kekeringan, Harga Beras Naik di Indramayu

57 tahun lalu

ITB Pasang Pompa Air Tenaga Surya di Lokomea TTU, Bantu Petani Atasi Kekeringan

57 tahun lalu

Kebocoran Sumur Minyak di Sulsel Sebabkan Sawah Gagal Panen, Perusahaan Akan Beri Kompensasi

57 tahun lalu

Kekeringan Landa Woha Bima, Warga Kesulitan Dapat Air Bersih

57 tahun lalu

Simak! Penyebab Sejumlah Bahan Pangan di Bangka Barat Naik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal