Kemudian upaya penanganan terus dilakukan yang meliputi BPBD Kabupaten Sukabumi mengirim tim ke lokasi kejadian, kemudian BPBD Sukabumi bersama Basarnas dan warga setempat melakukan evakuasi dan pendataan.
"Adapun kondisi di lokasi longsor, cuaca hujan, listrik padam/mati lampu, dan seluruh jaringan komunikasi (HP) terhambat," ujar dia.
Saat ini kegiatan pencarian serta evakuasi korban terdampak longsor dihentikan, karena kondisi di lapangan diguyur hujan dan listrik padam/mati. Komunikasi dengan tim di lapangan hanya bisa menggunakan radio komunikasi (HT).
Untuk evakuasi diperlukan alat berat namun kondisi akses jalan dan medan cukup berat menuju lokasi bencana. "Jalanan yang terjal, berbatu dan ditambah cuaca hujan rintik menyulitkan tim untuk melakukan evakuasi," kata Sutopo.
Sebelumnya jelang malam pergantian tahun, Senin (31/12/2018) pukul 17.30 WIB Longsor terjadi tiba-tiba di Dusun Garehong Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi, Jabar.