Tingkat Kerawanan Pemilu 2024 di Jabar Urutan Keempat Nasional

Agung Bakti Sarasa
Koordinator Divisi P2M Bawaslu Jabar Zaki Hilmi saat memaparkan tingkat kerawanan Pemilu 2024 di Jabar, Kamis (2/2/2023). (FOTO: AGUNG BAKTI SARASA)

Lalu, dari sisi kampanye adalah informasi hoaks, black campaign (kampanye hitam), penggunaan fasilitas negara, netralitas ASN, TNI dan Polri lalu soal money politik.

Untuk mengantisipasi hal itu, Bawaslu Jabar menyatakan sudah bekerja sama dengan perusahaan media sosial untuk melaporkan dan menarik unggahan dari akun yang memproduksi ujaran kebencian, isu SARA atau politik identitas.

"Secara umum kalau di Jawa Barat, yang rawan tinggi itu ada di Kabupaten bandung. Semua ada kategorisasi empat dimensi ini dan pemetaan di kaupaten/kota berbeda," ujar Zaki.

Menurut Zaki, banyak yang memprediksi kerawanan Pemilu 2024 lebih tinggi dibanding pemilu sebelumnya. Maka dari itu, pihaknya berusaha menganalisa dan mengantisipasi hal tersebut.

Zaki menambahkan, dinamika kontestasi politik lebih tinggi terutama soal konsekuensi keberlimpahan pengguna media sosial, baik yang dilakukan oleh peserta pemilu atau partisipasi publik memberikan sikap dan tanggapan.

"Yang penting diantisiapasi, pertama akan melakukan upaya take down, kerja sama dengan Kominfo dan platform medsos yang ada. Kedua penguatan literasi maysrakat. Terhadap bagaimana penggunaan medsos yang baik, bagaimana soal tahapan pemilu yang benar, pencalonan dan lainnya," beber Zaki.

"Yang ini bagi kita bagian dari strategi mencegah terjadinya sebaran hoax dan black campaign sendiri. Kami juga sedang membentuk tim khusus, termasuk bekerjasama dengan pemuka atau organisasi agama," tandasnya.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PMN Jabar Gelar Diskusi Publik Pemuda Hari Ini Pemimpin Masa Depan di Bandung

57 tahun lalu

4 Tersangka Korupsi Dana Bos Kemenag Jabar Dilimpahkan ke Penuntut Umum

57 tahun lalu

Wagub Jabar Setuju Masa Jabatan Kades 9 Tahun, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Kemenpan RB dan Srena Polri Verifikasi Pembentukan Ditsiber Polda Jabar

57 tahun lalu

Polemik Program Petani Milenial Jabar, Gubernur Ridwan Kamil: Saya Minta Maaf

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal