Tragis! Warga Baduy Tewas Digigit Ular Berbisa saat Berkebun

Fariz Abdullah
Ilustrasi seorang warga Baduy Luar tewas digigit ular saat berkebun. (Foto: Ist)

Arif menyesalkan keterbatasan stok serum anti-bisa ular di fasilitas kesehatan Kabupaten Lebak. Menurutnya, kasus gigitan ular di kalangan warga Baduy cukup sering terjadi, terutama saat musim hujan ketika banyak warga membuka lahan baru untuk berladang.

"Tahun 2025 saja sudah ada enam kasus gigitan ular dan satu di antaranya meninggal dunia. Rata-rata setiap tahun terjadi 20 hingga 40 kasus serupa," kata Arif.

Dia berharap pemerintah daerah lebih serius dalam menangani masalah ini. Salah satunya dengan memastikan ketersediaan serum di puskesmas dan rumah sakit.

"Sampai saat ini, warga yang tergigit ular masih kesulitan mendapatkan serum. Jika terus dibiarkan, kasus seperti ini bisa kembali terulang," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
1 hari lalu

Tambang Tanah Urug Ilegal di Lebak Dibongkar Polda Banten, 1 Orang Jadi Tersangka

7 hari lalu

Bocah SD Tercebur ke Sumur Sedalam 30 Meter di Lebak, Dievakuasi dalam Kondisi Tewas

15 hari lalu

Gempa Terkini M 5,6 Guncang Bayah Banten, Tidak Berpotensi Tsunami

20 hari lalu

Gempa Terkini Guncang Sumur Banten, Cek Magnitudo dan Pusat Getarannya!

23 hari lalu

Nelayan Banten Nekat Tetap Melaut di Tengah Guyuran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal