Trauma Dihukum Mati, Masamah Memilih Pensiun Jadi TKW

Toiskandar
Masamah (kanan) menunjukkan foto dirinya saat umrah seusai lolos dari hukuman mati di Arab Saudi. (Foto: iNews.id/Toiskandar)

Masamah tiba di kampung halamannya dengan diantar petugas dari Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI) Jeddah setelah melalui proses panjang. "Setelah bebas, saya langsung umrah bersama orang KJRI," ucapnya.

Masamah menuturkan, kasus pembunuhan yang dituduhkan pada dirinya terjadi pada 2009 silam. Saat itu, dua anak majikannya berkelahi dan salah satunya meninggal dunia. Setelah itu, pihak keluarga menuduh dan menyeret Masamah ke pengadilan. Meski tidak bersalah, Masamah divonis 2,5 tahun dan hukumannya diperberat menjadi hukuman mati.

“Tapi, berkat bantuan dan dukungan pihak konsulat (KJRI) di Jeddah, saya bisa lolos dari hukuman mati. Tiap kali saya sidang, pasti orang konsul datang mendampingi dan memberi bantuan hukum,” ujar Masamah.

Perjuangan Masamah bersama konsulat jendral dan pengacaranya mendapatkan keadilan baru membuahkan hasil yang sangat baik setelah pihak keluarga korban yang merupakan majikannya memberikan permohonan maaf.  

“Ceritanya, ayah dari majikan saya memberi amanah kepada keluarganya agar mencabut tuntutan dan kasus saya tidak usah diperpanjang lagi. Sebelumnya, majikan saya selalu cari alasan meski tidak ada bukti kalau saya yang membunuh,” tuturnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sidang Kasus Greenhouse Ganja di Jombang, 4 Terdakwa Hadapi Ancaman Hukuman Mati

57 tahun lalu

Alasan Hakim Vonis Mati Pembunuh dan Pemutilasi 3 Mahasiswi di Pariaman

57 tahun lalu

Tangis Ibu Korban Pecah Dengar Wanda Divonis Hukuman Mati, Wenni: Terima Kasih Pak Hakim

57 tahun lalu

Tok! Hakim Vonis Mati Terdakwa Pembunuhan Berantai dan Mutilasi di Padang Pariaman

57 tahun lalu

Demo di PN Indramayu, Massa Tuntut Hukuman Mati Pembunuh Sadis Satu Keluarga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal