Viral, Dedi Mulyadi Marahi Pengemis di Purwakarta, Ini yang Sebenarnya Terjadi

Agus Warsudi
Anggota DPR Dedi Mulyadi "memarahi" pengemis bandel. (Foto: tangkapan layar vidoe viral)

"Siap, siap," jawab anggota Satpol PP di lokasi kejadian.

Menurut Kang Dedi, mengemis menjadi kebiasaan, profesi bagi keluarga tersebut. "Kalau kita gak pernah memperhatikan (memberikan bantuan dan solusi agar tak lagi menjadi pengemis), gak papa. Kita kirim beras, kita ini. Rumah saya ada di sini. Ini kalau ibu ngomong gitu barusan, ini profesi. Angkut (bawa ke kantor Satpol PP) aja udah. Angkut," ujarnya.

Di akhir video, Kang Dedi kembali menjelaskan bahwa dirinya telah berupaya memberikan bantuan dan menawarkan beberapa solusi agar keluarga itu tak lagi menjadi pengemis.

"Ya, kita sudah nawarin berbagai hal. Diminta kerja digaji tiap bulan sebagai tenaga kebersihan gak mau. Anaknya yang STM (diminta) jadi tenaga kebersihan di kantor saya digaji tiap bulan gak mau juga. Minta modal untuk (jualan) bubur, beli gerobak sama modal, sampai sekarang gak dilaksanakan. Berarti memang ini menjadi profesi. Seolah-olah dia (mengidap) penyakit stroke. Padahal bukan penyakit stroke. Karena memang cacat bawaan dan anak-anaknya jajan, biasa, normal nonton tivi setiap hari. Kebiasaan ini harus diubah. Gak boleh orang begitu, tanpa ada niat untuk kerja keras, hanya mengandalkan pemberian. Padahal sudah dikasih jalan, ya," kata Kang Dedi.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur Purwakarta, Polisi Periksa 15 Saksi

3 hari lalu

Satpam Waduk Jatiluhur Tewas Diborgol, Bupati Perkuat Pengamanan Objek Wisata

4 hari lalu

Buat Sayembara Tangkap Begal Rp50 Juta, Kang Dedi Ungkap Syarat Utamanya

4 hari lalu

Konologi Satpam Waduk Jatiluhur Ditemukan Tewas, Sempat Tegur Pemuda Vandalisme!

4 hari lalu

Satpam Waduk Jatiluhur Ditemukan Tewas Tangan Terborgol, Diduga Korban Pembunuhan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal