Viral, Pengunjung Mal di Kepatihan Bandung Berjubel, Prokes Covid Jadi Barang Langka

Agus Warsudi
Agung Bakti Sarasa
Pengunjung berjubel mengantre masuk ke dalam mal di kawasan Jalan Kepatihan, Kota Bandung. (Foto: tangkapan layar video viral)

Kepala Disdagin Kota Bandung Elly Wasliyah mengatakan, kondisi di dalam mal telah mematuhi aturan Pemkot Bandung. Kapasitas pengunjung hanya 50 persen. Sedangkan video yang viral memperlihatkan para pengunjung yang mengantre menunggu giliran untuk masuk ke dalam mal.

"Itu kejadian oleh (pengelola mal) sudah benar ditutup. Jadi malam saya ada kabar lonjakan pengunjung dan hari ini siang Sekdis (Disindag Kota Bandung) memantau. Di dalam (mal) tidak ada penumpukan. Kalau di dalam sudah 50 persen, mal tutup semua pintu. Kalau ada yang keluar silakan yang lain masuk," kata Elly, Sabtu (8/5/2021). 

Menurut Elly, petugas telah berusaha membubarkan antrean tersebut, tetapi tak bersedia meninggalkan antrean. "Satpam diminta menghalau, pengunjung banyak enggan wau, disuruh jalan-jalan dulu pada enggak mau, jadi susah. Artinya, ini (antrean warga) tidak bisa dibubarkan begitu saja," ujar Elly.

Kepala Disindag Kota Bandung menuturkan, kerumunan pengunjung mal di kawasan Jalan Kepatihan bukan sekali ini terjadi. Sebelum larangan mudik 6-17 Mei 2021 berlaku, pusat perbelanjaan sudah banyak diserbu warga yang berburu baju lebaran dan keperluan hari raya.

Elly memastikan saat ini antrean di mal kawasan Jalan Kepatihan itu sudah tidak sepadat sebelumnya. Pengunjung diminta berpencar dan tidak berkerumun.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
5 tahun lalu

Berburu Baju Lebaran, Ribuan Warga Cirebon Langgar Prokes di Pasar Tegalgubug

5 tahun lalu

Seolah Tak Ada Covid-19, Warga Berdesak-desakan Beli Baju di Pasar Baru Bandung

23 jam lalu

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 25 Juli 2026, Cek Lokasinya

2 hari lalu

Kejahatan Jalanan Meresahkan, Jam Malam bagi Pelajar Kembali Diberlakukan di Bandung

3 hari lalu

Kejahatan Jalanan Marak, Pemkot Bandung Aktifkan CCTV Berpengeras Suara di Titik Rawan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal