Wagub Jabar Sebut Poligami Solusi HIV-AIDS, Pengamat: Bikin Gaduh Publik

Agung Bakti Sarasa
Pakar politik dan pemerintahan Unpad, Firman Manan. (Foto/Dok)

"Jadi bukan masalah statemen benar dan salah. Statemen benar, tapi disampaikan di moment yang tidak tepat dan direspons negatif sebagian publik. Jadi harus hati-hati untuk tidak menyampaikan statemen (rawan), apalagi secara terbuka yang bisa menimbulkan polemik di publik," ujar Firman Manan. 

Menurut Firman, lain halnya jika Uu menyebut poligami sebagai solusi penanganan kasus HIV-AIDS di kelompok-kelompok tertentu, seperti kelompok keagamaan yang relatif tertutup. Firman pun tidak mempersoalkannya.

"Ini kan misalnya statemen (poligami) yang memang dalam pendekatan agama. Kalau disampaikan dalam forum keagamaan yang relatif tertutup, mungkin tidak ada masalah," tuturnya. 

Namun, kata Firman, jika pernyataan poligami sebagai solusi penanganan HIV-AIDS tersebut disampaikan secara terbuka kepada publik yang memiliki pemahaman berbeda, maka hal itu dipastikan menimbulkan polemik. 

"Sampai saat ini, banyak yang tidak setuju (poligami). Intinya hati-hati menyampaikan statemen ke publik, apa pun tujuannya, karena beliau pejabat publik," ucap Firman Manan.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus HIV-AIDS di Bandung Tinggi, Wakil Gubernur Jabar: Poligami Solusinya

57 tahun lalu

Wagub Jabar dan Atalia Praratya Edukasi DBD kepada Ibu PKK bersama Soffel

57 tahun lalu

Wagub Jabar Sebut Pencak Silat Topang Bonus Demografi dan Indonesia Emas 2045

57 tahun lalu

Wagub Jabar Dorong Polisi Usut Kasus Pencabulan Santriwati di Ponpes Katapang Bandung

57 tahun lalu

Pascakasus HP Meledak di Ciamis, Wagub Jabar: Batasi dan Awasi Anak Bermain Ponsel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal