BANDUNG, iNews.id - Wali Kota BandungMuhammad Farhan mengecam penyerangan terhadap rombongan tim Elite Pro Academy (EPA) Persib U-18 di Rest Area KM 360, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Dia mendesak polisi mengusut tuntas dugaan tindak pidana tersebut dan memastikan para korban mendapatkan keadilan.
Farhan mengaku prihatin sekaligus marah karena kekerasan itu menimpa para pemain muda yang sedang menjalani pembinaan sepak bola. Dia menyampaikan kecaman tersebut saat ditemui di Horison Hotel, Kota Bandung, Senin (12/10/2026).
“Saya sangat prihatin dan saya mengecam terhadap tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum-oknum kepada para siswa Akademi Persib,” kata Farhan dikutip dari iNews Bandung Raya, Senin (12/10/2026).
Farhan mengungkapkan, dia turut menginisiasi pendirian Diklat Persib dan lahirnya Akademi Persib sejak bergabung dengan Persib pada 2013. Karena itu, dia merasa terpukul sekaligus marah mendengar kabar penyerangan terhadap para pemain akademi tersebut.
“Saya betul-betul sangat marah mendengar hal ini,” ucapnya.
Farhan memastikan akan berkoordinasi dengan manajemen Persib untuk mendorong pengusutan kasus tersebut. Dia juga berharap kepolisian di Jawa Tengah menangani perkara ini secara tuntas.