Warga yang Lihat Pembunuhan Sanu Sandani di Jalan Dago Diminta Beri Kesaksian

Agus Warsudi
Foto/SINDOnews/Ilustrasi

Saat saksi dan korban melihat anak-anak muda nongkrong tersebut, mereka memutar balik arah kendaraan. Namun anak-anak muda yang diduga pelaku pembunuhan tersebut, mengejar korban dan teman-temannya.

Tiba di lokasi kejadian Jalan Dago depan Masjid Al Ihsan Dago atau Darul Hikam, para pelaku berhasil mengejar dan memukuli korban dengan menggunakan kayu dan batu.

Sedangkan teman-teman korban sembunyi di gorong-gorong. Korban tidak sempat sembunyi sehingga tak berdaya dihujani pukulan. Setelah korban tak sadarkan diri, para pelaku kabur.

Keesokan harinya, korban ditemukan tak bernyawa dengan wajah dan kepala terluka parah. Dari lokasi kejadian, petugas kepolisian mengamankan balok kayu, batu, dan dan batako yang terdapat bercak darah.

Sementara, satpam perumahan di sekitar lokasi kejadian mengatakan, pada Minggu (1/11/2020) sekitar pukul 02.00 WIB, mendengar orang-orang berteriak-teriak sambil mengejar seseorang.

Namun saat itu, saksi memeriksa kejadian tersebut. Sebab kebetulan di pos jaga hanya dirinya yang bertugas. Dia juga mengaku tidak tahu persoalan atau kejadian apa yang menyebabkan para pemuda itu berteriak.

"Saat itu saya melihat ada beberapa orang pemuda berlarian dari atas ke bawah seperti mengejar seseorang sambil berteriak-teriak. Saya kira hanya bercanda. Saya tidak mengecek lantaran di pos hanya seorang diri menjaga kompleks," ujar saksi yang enggan disebutkan namanya.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Ultimatum Pembunuh Remaja di Jalan Dago Bandung, Serahkan Diri atau Ditembak

57 tahun lalu

Kasus Remaja Tewas di Jalan Dago Bandung, Polisi Amankan 3 Rekaman CCTV

57 tahun lalu

Kematian Remaja di Jalan Dago Diselimuti Misteri, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

57 tahun lalu

Ungkap Misteri Kematian Pria di Jalan Dago, Polisi Periksa 11 Saksi

57 tahun lalu

Pria yang Tewas di Jalan Dago Bandung Diduga Korban Kebrutalan Geng Motor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal