13 Korban Longsor Brebes Masih Belum Ditemukan

Kastolani Marzuki
Antara
Dua korban longsor dirawat di ruang Puskesmas Bentar, Salem, Brebes, Jawa Tengah, Jumat (22/2/2018). (Foto: Antara/Oky Lukmansyah)

"Inilah yang menghambat proses pencarian dan penyelamatan evakuasi korban. Penggunaan lahan di bagian atas adalah hutan pinus. Tidak ada permukiman di sepanjang lintasan longsor tersebut dan ini murni bencana alam," tutur dia.

Sutopo mengatakan, longsor di Desa Pasirpanjang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, murni bencana alam. "Longsor terjadi di hutan produksi milik Perhutani. Longsor terjadi bukan karena perubahan konservasi lahan atau tata ruang," kata Sutopo.

Sutopo mengatakan longsor terjadi di hutan pinus dengan kondisi topografi adalah perbukitan dengan kemiringan lereng agak curam sampai curam.

Berdasarkan Peta Prakiraan Potensi Terjadi Gerakan Tanah pada Februari 2018 di Kabupaten Brebes, daerah bencana terletak pada zona potensi terjadi gerakan tanah tinggi. "Artinya, pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal. Tidak ada permukiman, murni bencana alam," tuturnya.

Longsor diperkirakan disebabkan hujan deras yang terjadi dua minggu sebelumnya selama terus menerus sehingga menyebabkan gerakan tanah.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
3 hari lalu

Kekeringan Landa 3 Daerah di Jateng, Lebih dari 20.000 KK Kekurangan Air Bersih

9 hari lalu

Dahsyatnya Banjir Bandang Solok, 100 Rumah Terdampak hingga Jembatan Putus

9 hari lalu

Banjir Bandang di Solok, 1 Warga Ditemukan Tewas 1 dalam Pencarian

9 hari lalu

Banjir Bandang Terjang Solok, 2 Warga Hilang 4 Luka-Luka

1 bulan lalu

NTT Diguncang 7.029 Gempa Susulan, BNPB Minta Warga Waspada hingga September

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal